Mata pelajaran Informatika memberikan fondasi berpikir
komputasional yang merupakan kemampuan
problem solving yaitu
keterampilan generik yang penting
seiring dengan perkembangan
teknologi digital yang pesat.
Peserta didik ditantang untuk menyelesaikan persoalan komputasi yang berkembang
mulai dari kelas I sampai dengan kelas XII, mulai dari
data sedikit sampai
dengan data banyak,
mulai dari persoalan kecil dan
sederhana sampai dengan persoalan besar, kompleks, dan rumit, serta mulai dari
hal yang konkret sampai dengan abstrak dan samar atau ambigu. Mata pelajaran
Informatika juga meningkatkan kemampuan peserta didik dalam logika, analisis,
dan interpretasi data yang diperlukan dalam literasi, numerasi, dan literasi
sains, serta membekali peserta didik dengan kemampuan pemrograman yang mendukung
pemodelan dan simulasi
dalam sains komputasi (computational science) dengan
menggunakan TIK. Proses pembelajaran Informatika berpusat pada peserta didik
(student-centered learning) dengan prinsip pembelajaran berbasis inkuiri
(inquiry-based learning), pembelajaran berbasis masalah (problem-based
learning), dan pembelajaran berbasis projek (project-based learning). Guru
dapat menentukan tema atau kasus sesuai dengan kondisi lokal, terutama tema
atau kasus tentang analisis data. ...Selanjutnya
Kamis, 09 Februari 2023
Rasional Mata Pelajaran Informatika (2)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Terbaru
Capaian Umum Mapel Informatika
Pada akhir fase D , Peserta didik mampu memahami dampak dan menerapkan etika sebagai warga digital, memahami komponen, fungsi, cara kerja, d...
Paling banyak dilihat
-
Informatika adalah sebuah disiplin ilmu yang mencari pemahaman dan mengeksplorasi dunia di sekitar kita, b aik natura...
-
....Sebelumnya Mata pelajaran Informatika memberikan fondasi berpikir komputasional yang merupakan kemampuan problem solving...
-
Pada akhir fase D , Peserta didik mampu memahami dampak dan menerapkan etika sebagai warga digital, memahami komponen, fungsi, cara kerja, d...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar